September Segera Lewat, IHSG Diramal Menguat Kuartal IV/2023

PT. Rifan Financindo Berjangka – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal naik jelang akhir tahun 2023. Sejumlah sektor pun direkomendasikan untuk buy on weakness (BoW) kuartal IV/2023.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana berpendapat bahwa pergerakan IHSG saat ini berada dalam fase uptrend. Oleh karena itu, dia memperkirakan indeks masih berpeluang menguat, meski tidak menutup kemungkinan adanya koreksi wajar terlebih dahulu.

Terkait dengan sentimen yang membayangi, dia mengatakan pengaruh terbesar masih datang dari sikap The Fed yang masih hawkish terhadap suku bunganya serta perekonomian China yang sejauh ini masih cenderung stagnan.

“Di sisi lain, pergerakan harga komoditas masih akan mewarnai pergerakan IHSG. Secara teknikal, untuk sektor kami mencermati IDX Infrastructure, IDX Energy, dan IDX Basic Materials untuk BoW,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (25/9/2023).

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta. Menurutnya, masa kampanye jelang pemilihan umum (Pemilu) menjadi salah satu faktor pendorong pergerakan IHSG ke depan.

“IHSG masih relatif uptrend dengan target analisa teknikal di level Rp7.381, sementara strategis kami memproyeksikan di angka Rp7.600 untuk tahun fiskal 2023,” tuturnya.

Nafan menjelaskan bahwa secara historis, IHSG berada di jalur positif dalam empat pemilu terakhir. Hal ini tidak terlepas dari peran pemilu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, diperkirakan ada tambahan belanja sekitar Rp355,5 triliun atau setara US$23,12 miliar untuk anggaran kampanye pemilu pada akhir tahun ini hingga awal 2024.

“Dana sebesar itu diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi pasar saham karena akan membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” kata Nafan.

Adapun indeks penjualan ritel Indonesia tetap kuat sehingga menunjukkan konsumsi dalam negeri tetap perkasa. Seiring membaiknya prospek perekonomian, kepercayaan konsumen Indonesia juga masih berada di level optimistis yakni 125,2 per Agustus 2023.

Menurutnya, dengan kondisi inflasi yang lebih rendah, kepercayaan konsumen yang menunjukkan penguatan dapat mendukung konsumsi rumah tangga pada kuartal berikutnya.

Dari sentimen global, Nafan mengatakan volatilitas pasar keuangan kian meningkat seiring dengan keyakinan investor yang menilai The Fed tetap bersikap hawkish. Kebijakan moneter secara terbatas juga dipertahankan di masa mendatang usai pertemuan FOMC September 2023.

“Dengan demikian mempengaruhi kenaikan imbal hasil treasury 10 tahun AS dan indeks USD juga. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia bertenor 10 tahun naik mendekati 6,8 persen dan rupiah terus terdepresiasi karena arus modal keluar berlanjut,” ucapnya.

amerika serikat Aussie bca bri Data DOLAR dollar emas Fokus Geopolitics Goyah: hang seng harga harga emas harga minyak harga perak hong kong Jelang Jepang keuangan mandiri market Melemah Menguat, Minyak Dunia Naik Newsmaker.id Pasar Pasca Pecah Poundsterling REKOR saham selatan Sinyal Stabil Tarif Tertekan, the fed timur tengah tiongkok tips Turun world Yield

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.