
PT. Rifan Financindo Berjangka – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (27/9/2023), bersamaan dengan indeks dolar AS.
Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 11,50 poin atau 0,07 persen menuju level Rp15.501 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS juga melemah 0,04 persen ke 106,19.
Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia dibuka bervariasi. Won Korea, semisal, melemah 0,19 persen, yen Jepang naik 0,09 persen, dan yuan China menguat 0,17 persen. Adapun rupee India melemah 0,11 persen, ringgit Malaysia turun 0,34 persen, baht Thailand melemah 0,14 persen, dan peso Filipina menguat 0,05 persen.
Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan hari ini mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp15.480 hingga Rp15.550.
Menurutnya, pelemahan rupiah tak lepas dari pernyataan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari yang menyebut bahwa suku bunga akan naik setidaknya sekali lagi pada tahun 2023. Selain itu, Kashkari memprediksi bahwa tingkat suku bunga acuan The Fed juga akan terus menanjak hingga 2024 mendatang.
- Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (31/12): Tak Bergerak di Level Rp 2.501.000 Per Gram
- Pesta 3 Hari! Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
- Harga Emas Galeri 24, UBS & Antam Retro Hari Ini 18 Desember 2025
- Harga Emas Antam Hari Ini Tidak Bergerak, Buyback Jadi Berapa?
- Makin Merajalela! Harga Emas Antam Hari Ini Terbang Rp 22.000
“Komentarnya serupa dengan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang mengatakan inflasi yang tinggi dan pasar tenaga kerja yang ketat akan menyebabkan kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini,” ujarnya dalam riset harian, dikutip Rabu (27/9/2023).
Dari dalam negeri, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 akan mengalami peningkatan sebesar 5,2 persen. Namun sebaliknya, ekonomi memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi tanah air akan berada pada rentang 4,9 persen-5,1 persen.
Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi global 2024 yang diproyeksikan oleh sejumlah organisasi internasional seperti World Bank, International Monetary Fund (IMF), serta Organization Economic Cooperation (OECD).
Lantas, berapa kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI hari ini, Rabu (27/9/2023)?
Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari Ini
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.54 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.515 dan harga jual sebesar Rp15.535 berdasarkan e-rate.
Lalu, berdasarkan bank notes, BCA pada pukul 08.07 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp15.335 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.635 per dolar AS.
| Kurs | Beli (Rp) | Jual (Rp) |
| TT Counter | 15.335 | 15.635 |
| E Rate | 15.515 | 15.535 |
| Bank Notes | 15.335 | 15.635 |
Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari Ini
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.56 WIB masing-masing sebesar Rp15.509 dan Rp15.532 untuk e-rate. Kemudian BRI menetapkan harga beli TT counter sebesar Rp15.455 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.605 per dolar AS.
| Kurs | Beli (Rp) | Jual (Rp) |
| TT Counter | 15.455 | 15.605 |
| E Rate | 15.509 | 15.532 |
amerika serikat Aussie bca bri Data DOLAR dollar emas Fokus Geopolitics Goyah: hang seng harga harga emas harga minyak harga perak hong kong Jelang Jepang keuangan mandiri market Melemah Menguat, Minyak Dunia Naik Newsmaker.id Pasar Pasca Pecah Poundsterling REKOR saham selatan Sinyal Stabil Tarif Tertekan, the fed timur tengah tiongkok tips Turun world Yield
