Indeks Wall Street Turun Pasca Mendinginnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga, Fokus di Timur Tengah

Indeks saham AS ditutup lebih rendah pada hari Senin (7/10) sementara imbal hasil Treasury naik, karena para pedagang meredam taruhan untuk pelonggaran suku bunga Federal Reserve dan khawatir tentang dampak konflik Timur Tengah terhadap harga minyak.

Sambil menunggu musim pendapatan triwulanan dan data ekonomi terbaru, para investor juga bersiap menghadapi badai besar lainnya, badai Milton, yang diperkirakan akan melanda Amerika Serikat minggu ini. Upaya bantuan sedang dilakukan setelah Helene, badai Kategori-4 yang menewaskan lebih dari 200 orang di enam negara bagian.

Setelah laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Jumat, para pedagang menarik diri dari taruhan untuk pemotongan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan November. Mereka memperkirakan peluang 86% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dan peluang sekitar 14% bahwa bank sentral tidak akan memangkas suku bunga sama sekali, menurut alat FedWatch CME.

Perubahan ekspektasi pemangkasan suku bunga menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat, dengan imbal hasil obligasi acuan 10 tahun melampaui 4% untuk pertama kalinya dalam dua bulan.

Selain pertemuan Fed bulan depan, investor sedang menunggu pembacaan inflasi Indeks Harga Konsumen untuk bulan September dan dimulainya musim pendapatan kuartal ketiga dengan laporan dari bank, keduanya akan dirilis minggu ini.

Menurut data awal, S&P 500 (.SPX), turun 54,90 poin, atau 0,95%, untuk ditutup di 5.696,17 poin, sementara Nasdaq Composite (.IXIC), turun 213,94 poin, atau 1,18%, menjadi 17.924,49. Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 398,71 poin, atau 0,95%, menjadi 41.951,31. (Arl)

Sumber : Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.