Minyak WTI Naik Ditengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga dan Ketegangan di Timur Tengah

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup lebih tinggi pada hari Kamis (15/8), bangkit dari kerugian sehari sebelumnya yang menyusul laporan yang menunjukkan persediaan minyak AS naik minggu lalu, karena meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan bersiap memangkas suku bunga bulan depan sementara ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut.

Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman September ditutup naik US$1,18 menjadi US$78,16 per barel, sementara harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, patokan global, terakhir terlihat naik US$1,30 menjadi US$81,06.

Harga minyak naik setelah laporan hari Rabu menunjukkan harga konsumen AS naik kurang dari yang diharapkan bulan lalu, menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada pertemuan kelompok kebijakannya bulan depan, yang menawarkan stimulus ekonomi yang menguntungkan permintaan minyak. Selain itu, data pada hari Kamis menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, yang menunjukkan ekonomi tetap solid meskipun inflasi melambat. Ketegangan di Timur Tengah yang meningkat juga mendukung harga minyak, karena Iran diperkirakan akan membalas dendam terhadap Israel setelah pembunuhan para pemimpin kelompok militan Hizbullah dan Hamas yang didukungnya, yang mengancam akan meluasnya perang yang dapat memengaruhi pasokan minyak di Teluk Persia.

Namun, permintaan yang lemah dari Tiongkok dan kenaikan tak terduga sebesar 1,4 juta barel dalam persediaan minyak AS minggu lalu yang dilaporkan oleh Badan Informasi Energi sedang mengendalikan harga. (knc)

Sumber : MT Newswires

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.