Pedagang Pertimbangkan Kesabaran The Fed, Dolar Lanjutkan Penurunan

FILE PHOTO: U.S. dollar banknotes are seen in this illustration taken March 10, 2023. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Indeks dolar sedikit memperpanjang penurunannya di perdagangan Asia setelah laporan Jasa ISM yang lemah diikuti oleh komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang menegaskan kembali bahwa mungkin akan tepat untuk mulai menurunkan suku bunga “pada suatu saat di tahun ini.”

Indeks Bloomberg Dollar Spot melemah setelah kehilangan sekitar 0,4% pada hari Rabu, penurunan terburuk dalam lebih dari seminggu. Mata uang komoditas berkinerja lebih baik karena minyak terus menguat dan emas menyentuh rekor tertinggi baru.

Ketua The Fed mengatakan angka inflasi baru-baru ini “ meskipun lebih tinggi dari perkiraan “ tidak “secara signifikan mengubah” gambaran keseluruhan. Dengan nada yang lebih serius, Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan sebelum Powell bahwa ia hanya melihat satu kali penurunan suku bunga dan itu tidak akan terjadi hingga kuartal keempat.

“Sebagian besar pelemahan dolar dalam 24 jam terakhir berasal dari kejutan penurunan pada ISM jasa tadi malam, termasuk penurunan besar dalam rangkaian harga yang dibayar,” kata Ray Attrill, kepala strategi valuta asing di National Australia Bank Ltd. di Sydney. “Ini memberi tahu saya bahwa USD masih bisa melemah jika data yang masuk mengarah pada pemulihan dengan harapan dimulainya siklus pelonggaran Fed pada bulan Juni”.

“Meskipun demikian, laporan payrolls besok akan menentukan apakah penurunan USD akan dipertahankan, diperpanjang, atau berbalik menjelang akhir pekan”.

Imbal hasil Treasury 10-tahun naik hampir satu basis poin menjadi 4,36%.

Minyak mentah Brent mendekati $90 per barel setelah naik lebih dari 2% selama dua sesi sebelumnya, sementara West Texas Intermediate mendekati $86.

AUD/USD naik 0,2% menjadi 0,6578 dan NZD/USD bertambah 0,2% menjadi 0,6021.

USD/JPY sedikit berubah di 151,69.

Euro naik 0,1% menjadi 1,0843.(mrv)

Sumber : Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.