Emas Turun Jelang Data Inflasi AS yang Akan Memberikan Petunjuk Suku Bunga

Emas melemah menjelang rilis data inflasi AS yang akan memberikan petunjuk kapan Federal Reserve dapat mulai melonggarkan kebijakannya.

Investor sedang menunggu pembacaan indeks harga produsen yang akan dirilis pada Kamis (14/3), karena data tersebut merupakan angka final inflasi sebelum keputusan suku bunga Fed minggu depan. Para pengambil kebijakan diperkirakan akan mempertahankan biaya pinjaman tetap stabil untuk pertemuan kelima berturut-turut, dengan pasar swap mengantisipasi penurunan pada bulan Juni.

Emas batangan menguat ke rekor tertingginya pada minggu lalu di tengah ekspektasi bahwa keputusan The Fed pada tahun ini akan mendukung investasi emas, yang mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang lebih rendah dan melemahnya mata uang AS. Penurunan kecil pada hari Kamis terjadi ketika dolar sedikit naik di sesi perdagangan yang tenang.

Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi $2,168.74 per ounce pada pukul 14:41 siang waktu Singapura, setelah naik 0,7% pada sesi sebelumnya. Sejauh Tahun ini, emas batangan naik lebih dari 5%, dan mendekati puncaknya baru-baru ini di $2,195.15. Perak, paladium, dan platinum semuanya melemah. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.