Saham Berjangka AS Tergelincir seiring Fokus pada Data Inflasi Utama

Saham berjangka AS melemah pada hari Kamis (29/2) karena investor bersiap untuk mencetak metrik inflasi utama Federal Reserve, yang akan membantu mengidentifikasi jalur ke depan untuk suku bunga. Reli Bitcoin melampaui $63,000.

Kontrak untuk S&P 500 dan Nasdaq 100 yang padat teknologi keduanya turun sekitar 0,3%. Saham-saham Eropa naik tipis pada hari sibuk lainnya dalam kalender pendapatan.

Moncler SpA menguat setelah laba perusahaan mewah Italia tersebut melampaui ekspektasi. Air France-KLM merosot setelah melaporkan kerugian pada kuartal keempat. Anheuser-Busch InBev tergelincir setelah meleset dari perkiraan laba analis.

Para pedagang bersiap untuk data ukuran pengeluaran konsumsi pribadi inti AS yang akan dirilis pada Kamis malam, yang kemungkinan akan menyoroti jalan bergelombang yang dihadapi The Fed dalam mencapai target inflasi 2%.

Pembacaan PCE diharapkan memvalidasi komentar terbaru dari pejabat bank sentral yang menunjukkan tidak terburu-buru untuk melonggarkan kebijakan moneter.

S&P 500 berjangka turun 0,3%

Nasdaq 100 berjangka turun 0,3%

Kontrak Dow Jones Industrial Average berjangka turun 0,2%. (Arl)

Sumber : Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.