Minyak Naik pasca Arab Saudi dan Rusia Tetap pada Pengurangan Produksi

Harga minyak naik tipis pada hari Senin (6/11) karena eksportir utama Arab Saudi dan Rusia mengatakan mereka akan tetap melakukan pengurangan produksi minyak secara sukarela hingga akhir tahun, menjaga pasokan tetap ketat, sementara investor mewaspadai sanksi AS yang lebih keras terhadap minyak Iran.

Minyak mentah berjangka Brent naik 55 sen, atau 0,65%, menjadi $85,44 per barel pada pukul 07.00 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $81,14 per barel, naik 63 sen, atau 0,78%.

Arab Saudi mengonfirmasi akan melanjutkan pengurangan sukarela tambahan sebesar 1 juta barel per hari (bph) pada bulan Desember untuk mempertahankan produksi sekitar 9 juta barel per hari, kata sumber di kementerian energi dalam sebuah pernyataan. Keputusan Saudi ini sejalan dengan ekspektasi para analis.

Rusia juga mengumumkan akan melanjutkan pengurangan pasokan sukarela tambahan sebesar 300.000 barel per hari dari ekspor minyak mentah dan produk minyak bumi hingga akhir Desember. (Tgh)

Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.