
PT. Rifan Financindo Berjangka, BALIKPAPAN – Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Senin (9/10) seiring bentrokan dramatis antara pasukan Israel dan Hamas selama akhir pekan meningkatkan risiko konflik Timur Tengah yang lebih luas dan mendorong adanya urgensi investasi safe haven seperti emas batangan.
Israel menggempur daerah kantong Palestina di Gaza pada hari Minggu, menewaskan ratusan orang sebagai pembalasan atas salah satu serangan paling berdarah dalam sejarahnya ketika kelompok Islam Hamas mengamuk di kota-kota Israel pada hari Sabtu.
- Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (31/12): Tak Bergerak di Level Rp 2.501.000 Per Gram
- Pesta 3 Hari! Harga Emas Antam Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
- Harga Emas Galeri 24, UBS & Antam Retro Hari Ini 18 Desember 2025
- Harga Emas Antam Hari Ini Tidak Bergerak, Buyback Jadi Berapa?
- Makin Merajalela! Harga Emas Antam Hari Ini Terbang Rp 22.000
Harga emas di pasar spot melonjak 1% menjadi $1,849.51 per ons pada 0317 GMT, setelah mencapai level tertinggi dalam seminggu. Emas berjangka AS naik 1,1% menjadi $1,863.70.
“Emas telah mendapatkan kembali status safe-haven setelah peristiwa geopolitik selama akhir pekan,” kata Analis Senior City Index, Matt Simpson.
“Kami melihat potensi harga emas mencapai $1.880, tetapi kecuali kita melihat imbal hasil obligasi turun secara signifikan, saya ragu harga emas dapat menembus $1.900 dalam waktu dekat.”
Meningkatnya kekerasan mengancam akan dimulainya perang besar baru di Timur Tengah, menyebabkan harga minyak naik dan meningkatkan permintaan terhadap aset-aset safe-haven seperti Treasury, dolar, yen Jepang, dan emas.(mrv)
Sumber : Reuters
