Harga Minyak Turun Seiring Pasar Menantikan Data Tiongkok Untuk Mengukur Permintaan

Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2016-06-10 05:47:48Z | | ÿ

Harga minyak turun pada hari Selasa (7/11), kehilangan sebagian besar kenaikan dari hari sebelumnya, di tengah kekhawatiran atas lemahnya permintaan di Tiongkok, dengan investor fokus pada data perdagangan yang akan dirilis hari ini untuk mengukur permintaan dari konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Minyak mentah berjangka Brent turun 23 sen, atau 0,3%, menjadi $84,95 per barel pada pukul 0127 GMT sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $80,59 per barel, turun 23 sen, atau 0,3%.

Kedua harga minyak acuan tersebut naik sekitar 30 sen pada hari Senin setelah eksportir utama Arab Saudi dan Rusia menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pengurangan pasokan minyak secara sukarela hingga akhir tahun.

Tiongkok akan merilis angka impor dan ekspor untuk bulan Oktober pada hari Selasa pukul 03.00 GMT (15.00 WIB), sementara data utama inflasi harga konsumen (CPI) akan dirilis pada hari Kamis. (knc)

Sumber : Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.