Dolar Melemah Jelang Rilis Data CPI AS; PDB Inggris Naik di Bulan Agustus

Pegawai sedang menghitung uang menggunakan mesin.
Pegawai sedang menghitung uang menggunakan mesin.

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa hari Kamis (12/10), mendekati level terendah dua minggu menjelang rilis data utama inflasi AS.

Pada pukul 03:15 ET (07:15 GMT), Indeks Dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,2% lebih rendah pada 105,377, tepat di atas level terendah hari ini, level terlemah dalam dua minggu.

Risalah pertemuan terakhir The Fed, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan bahwa sebagian besar pengambil kebijakan bank sentral sepakat bahwa kenaikan suku bunga satu kali lagi akan “pantas” karena tren inflasi terus jauh di atas target.

Meskipun demikian, risalah tersebut juga menunjukkan ketidakpastian seputar perekonomian sebagai hal yang mendukung “perlu mengambil tindakan secara hati-hati dalam menentukan sejauh mana penguatan kebijakan tambahan yang mungkin tepat.”

Setelah pertemuan bulan September terjadi kenaikan tajam dalam imbal hasil Treasury, dan hal ini disebut oleh sejumlah pejabat Fed sebagai faktor yang memungkinkan mereka mengakhiri siklus kenaikan suku bunga, sehingga merugikan mata uang AS.

Penurunan terbatas pada hari Kamis setelah angka inflasi produsen AS pada bulan September lebih kuat dari perkiraan, menciptakan ketegangan menjelang pembacaan harga konsumen di sesi ini.

Analis memperkirakan angka utama akan naik 3,6% dari tahun lalu dan 0,3% untuk bulan ini, sementara CPI inti, yang tidak termasuk harga makanan dan bahan bakar, diperkirakan akan naik 4,1% dari tahun lalu dan 0,3% dari bulan Agustus.

GBP/USD naik 0,1% menjadi 1,2323 setelah ekonomi Inggris tumbuh 0,2% pada bulan Agustus, menurut data yang dirilis Kamis pagi, sebagian pulih setelah penurunan tajam 0,6% pada bulan Juli.

Pertumbuhan ini mengurangi kemungkinan resesi yang dimulai pada periode Juli-September, dengan ONS menyatakan bahwa perekonomian perlu tumbuh sebesar 0,2% pada bulan September untuk menghindari kontraksi pada kuartal ketiga.

EUR/USD naik 0,2% menjadi 1,0634, dengan euro terus naik setelah menyentuh level tertinggi dua minggu pada hari Rabu.

Di tempat lain, AUD/USD naik 0,1% menjadi 0,6419, NZD/USD turun 0,2% menjadi 0,6006 dan USD/CNY turun tipis menjadi 7,2977. (knc)

Sumber : Investing.com

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.